Kecerdasan Spiritual

Kecerdasan Spiritual pertama kali diperkenalkan oleh seorang psikolog Danah Zohar dan suaminya Ian Marshall, seorang ahli fisika.

kecerdasan spiritual

Kecerdasan Spiritual menurut mereka adalah kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya, kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lain.

Manfaat Kecerdasan Spiritual

Konsep kecerdasan spiritual telah banyak dikemukakan oleh beberapa tokoh dengan tujuan yang berbeda-beda walaupun pada dasarnya sama yaitu: “Menjadikan hidup lebih berarti dan bahagia”.

Dari beberapa literatur yang ada bisa disimpulkan bahwa manfaat penerapan kecerdasan spiritual antara lain:

  • Menjadikan etos kerja yang tidak terbatas.
  • Menjadikan manusia peduli dengan sesama.
  • Menjadikan menusia tidak mudah terpengaruh oleh lingkungannya.
  • Menjadikan manusia mandapatkan kebahagiaan dan kedamaian dalam diri.
  • Membawa manusia pada kunci kesuksesan hidup di dunia.
  • Sebagai pusat kecerdasan dan yang memfasilitasi dialog antara IQ dengan EQ.
  • Menyembuhkan penyakit jiwa-spiritual.
  • Mengembangkan fitrah (potensi) yang ada dalam diri manusia menjadi lebih kreatif.
  • Menjadikan seseorang lebih tahu akan hikmah kejadian yang ia alami dan dijadikan pelajaran dan renungan.

Kecerdasan Spiritual dan Agama

kecerdasan spiritual dan agamaBagi sebagian orang, kecerdasan spiritual mungkin menemukan cara pengungkapan melalui agama formal, tetapi beragama tidak menjamin tingginya kecerdasan spiritual. Kita melihat fenomena cukup banyak orang yang mengaku beragama dan amat tekun beribadah tetapi masih saja melakukan korupsi.

Agama formal adalah seperangkat aturan dan kepercayaan yang dibebankan secara eksternal. Sedangkan kecerdasan spiritual adalah kemampuan internal bawaan otak dan jiwa manusia, yang sumber terdalamnya adalah inti alam semesta sendiri. Kecerdasan spiritual tidak bergantung kepada budaya maupun nilai, tetapi menciptakan kemungkinan untuk memiliki nilai-nilai itu sendiri.

Kecerdasan spiritual lebih menekankan pada masalah makna hidup, nilai-nilai dan keutuhan diri. Manusia dapat menemukan makna hidup dari bekerja, belajar, berkarya, bahkan ketika menghadapi problematika dan penderitaan.

Penerapan Kecerdasan Spiritual di Kehidupan Sehari-hari

Memahami ilmu tentang kecerdasan jenis spiritual ini tidak berarti seseorang pasti bisa menjalankannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Anda yang membutuhkan bimbingan, kami memberikan dukungan berupa:

Sebenarnya kita sudah mempunyai pengetahuan dan kemampuan secara rohaniah/batiniah sebagai bekal menghadapi berbagai tantangn hidup, namun kemampuan ini jarang digali dan dikembangkan.

Akibatnya, ketika kita mengalami kesulitan, kecemasan dan kegelisahan mendera diri, kita menjadi stres dan akhirnya sakit. Hanya ketika pikiran kita tenang, kemampuan dan potensi yang ada di dalam diri kita bisa difungsikan.

Pelatihan manajemen mengatasi stres ini mengajarkan langkah-langkah praktis bagi peserta untuk melakukan terapi dan mencari solusi dalam mengurangi atau mengatasi stres secara holistik (fisik, mental dan spiritual), sehingga mencapai “Zero Mind” untuk dapat mengambil keputusan dalam segala persoalan secara benar.

Silakan kontak kami untuk mendapatkan bimbingan di atas.